Tutup
Pendidikan

Latihan Modul 3 PPG Filosofi Pendidikan dan FPPN – Topik 3 Kode Etik Guru

×

Latihan Modul 3 PPG Filosofi Pendidikan dan FPPN – Topik 3 Kode Etik Guru

Sebarkan artikel ini
Artikel berikut ini akan mengulas secara ringkas dan jelas mengenai Latihan Modul 3 PPG Filosofi Pendidikan dan FPPN – Topik 3 Kode Etik Guru, yang kami rangkum dari berbagai sumber tepercaya guna memberikan informasi yang akurat, relevan, dan mudah dipahami oleh pembaca.

Latihan Modul 3 PPG Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai (FPPN) Topik 3 membahas Kode Etik Guru sebagai pedoman profesional pendidik. Halaman ini menyajikan rangkaian soal latihan beserta kunci jawaban untuk membantu peserta PPG memahami prinsip etika, tanggung jawab guru, serta integritas dalam praktik pendidikan. Cocok untuk persiapan evaluasi dan pendalaman materi PPG 2026.

Modul 3 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai (FPPN) pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025 menghadirkan pembahasan penting mengenai peran guru sebagai pendidik profesional. Pada Topik 3, fokus utama diarahkan pada kajian “Kode Etik Guru: Apakah Perilaku Guru sebagai Pendidik Perlu Diatur?” Pertanyaan tersebut bukan hanya relevan bagi guru pemula, tetapi juga menjadi refleksi mendalam bagi seluruh pendidik untuk menilai kembali standar moral, profesional, dan intelektual yang menjadi dasar perilaku seorang guru di lingkungan pendidikan.

Iklan
Tutup

Sebagai profesi yang memiliki tanggung jawab besar terhadap perkembangan karakter dan kecerdasan peserta didik, guru memerlukan seperangkat pedoman etik yang dapat memandu setiap tindakan dan keputusan profesionalnya. Kode etik guru menjadi tolok ukur apakah perilaku pendidik selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, integritas akademik, tanggung jawab sosial, serta komitmen terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Dalam konteks inilah, Modul 3 Topik 3 PPG dirancang untuk memperkuat pemahaman guru terkait prinsip-prinsip moral profesi dan bagaimana hal tersebut diterapkan dalam praktik pendidikan sehari-hari.

Untuk memastikan pemahaman yang komprehensif, peserta PPG 2025 diberikan Latihan Pemahaman, yakni rangkaian soal pilihan ganda yang dirancang untuk mengukur sejauh mana peserta dapat mengidentifikasi konsep inti kode etik guru, tanggung jawab profesional, dan sikap yang harus dipertahankan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Latihan ini tidak hanya menilai hafalan, tetapi juga menuntut kemampuan menganalisis situasi, memahami esensi kode etik, serta menghubungkan materi dengan praktik di lapangan.

Evaluasi melalui Latihan Pemahaman menjadi langkah penting dalam proses pembelajaran mandiri guru. Dengan mengerjakan soal-soal tersebut, peserta dapat mengetahui area mana yang sudah dikuasai dan bagian mana yang masih perlu pendalaman. Selain itu, latihan ini membantu guru memahami bagaimana filosofi pendidikan dan nilai-nilai moral diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang berdampak langsung pada peserta didik, rekan kerja, lembaga, maupun masyarakat luas.

Untuk mendukung proses belajar mandiri dan memperkuat pemahaman peserta PPG, artikel ini menyajikan kunci jawaban Latihan Pemahaman Modul 3 Topik 3 PPG 2025. Kehadiran kunci jawaban ini diharapkan menjadi referensi bagi guru dalam memeriksa hasil pekerjaannya, memahami alasan di balik setiap pilihan jawaban, serta menilai kembali konsep yang belum dipahami sepenuhnya. Meski demikian, peserta tetap disarankan untuk membaca materi secara menyeluruh agar mampu menginternalisasi nilai-nilai etika profesi secara utuh.

Dengan memahami Latihan Modul 3 PPG Topik 3 secara mendalam, guru diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menegakkan perilaku profesional yang berlandaskan integritas, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap hakikat ilmu pengetahuan. Kode etik guru tidak sekadar aturan, tetapi landasan moral yang membentuk jati diri seorang pendidik yang berkualitas.

Materi: Apa Perlunya Kode Etik Profesi Untukku?

1. Alasan mengapa perlu ada kode etik untuk setiap profesi antara lain adalah untuk: menjamin integritas dengan membantu memastikan bahwa anggota profesi bertindak dengan jujur, adil, dan bertanggung jawab, membangun kepercayaan publik dengan menunjukkan komitmen terhadap standar tinggi, mengatur perilaku profesional dengan adanya pedoman, serta untuk melindungi pihak yang dilayani. Sebutkan alasan lain perlunya kode etik profesi?

A. Untuk menghindari penyalahgunaan wewenang dengan adanya pedoman etika, tindakan yang merugikan atau melanggar aturan dapat dicegah.

B. Sebagai standar prosedur yang harus dilakukan oleh setiap individu dengan profesi tersebut.

C. Untuk memudahkan pemerintah mengendalikan pekerjaan yang dilakukan setiap orang di lembaga yang berbeda.

Jawaban: A

Materi: Apa Etika Dasar yang Harus Dijunjung Guru sebagai Pendidik?

1. Apa yang mungkin terjadi apabila tidak ada panduan untuk berperilaku bagi profesi tertentu?

A. Setiap individu memiliki kebebasan untuk mengambil tindakan sesuai dengan prosedur standar yang telah ditetapkan.

B. Setiap individu memiliki kewenangan untuk menetapkan imbalan yang didapat atas jasanya.

C. Peluang terjadinya persaingan antar individu dalam profesinya yang sama untuk mendapatkan klien sebanyak-banyaknya.

D. Peluang munculnya konflik baik antara rekan satu profesi maupun dengan pihak-pihak yang menggunakan jasa profesi tersebut.

Jawaban: D

2. Apa tujuan sekolah yang berkaitan dengan nilai-nilai moral, sesuai dengan 8 tujuan sekolah yang dirumuskan oleh Dewan Konsultatif Pendidikan di Sekolah pada tahun 1977?

A. Membantu anak-anak mengembangkan pemikiran yang hidup dan penuh rasa ingin tahu, memberi mereka kemampuan untuk bertanya dan berargumen secara rasional, dan menyikapi semua tugas yang diberikan.

B. Menanamkan rasa hormat terhadap nilai-nilai moral, terhadap orang lain dan terhadap diri sendiri, serta toleransi terhadap ras, agamaan cara hidup lain.

C. Membantu anak-anak memahami dunia tempat kita tinggal, dan saling ketergantungan negara-negara.

Jawaban:B

3. Apa yang dimaksud dengan prinsip altruisme dalam kode etik guru?

A. Menghormati hakikat ilmu dan batang tubuh pengetahuan, hal ini mencakup metodologi bagaimana pengetahuan diperoleh, proses penyelidikan, pembuktian, dan pengujian kebenaran.

B. Membedakan dan menghormati kepentingan orang yang diajar, hal ini berarti menempatkan kepentingan-kepentingan tersebut di atas kepentingan mereka sendiri.

C. Mengakui saling ketergantungan sosial, hal ini berarti menghindari dan mencegah eksploitasi terhadap satu individu atau kelompok.

D. Menghormati keluarga dan keadaan sosial orang yang diajar.

Jawaban: B

Materi: Apa yang Dapat Aku Lakukan sebagai Guru?

1. Apa yang menjadi tanggung jawab guru dalam kaitannya dengan ilmu pengetahuan sesuai kode etik guru?

A. Menghormati keluarga dan keadaan sosial orang yang diajar.

B. Melaksanakan dan menerima tanggung jawab atas pengaruh yang mungkin bersifat jangka panjang.

C. Menghormati dan bekerjasama dengan rekan kerja profesional, serta menerima tugas untuk bekerja sama demi kepentingan mereka yang diajar.

D. Kesediaan untuk mengakui bahwa seseorang mungkin salah dalam kaitannya dengan pengetahuan dan perilaku.

Jawaban: C

2. Apa yang dimaksud dengan prinsip intellectual integrity atau integritas intelektual dalam kode etik guru?

A. Menghormati dan bekerja sama dengan rekan kerja profesional, serta menerima tugas untuk bekerja sama demi kepentingan mereka yang diajar.

B. Menunjukkan kemandirian pikiran dan tindakan termasuk kesediaan untuk mengajarkan materi pelajaran atau menggunakan metode yang tidak populer.

C. Menghormati hakikat ilmu dan batang tubuh pengetahuan, hal ini mencakup metodologi bagaimana pengetahuan diperoleh, proses penyelidikan, pembuktian, dan pengujian kebenaran.

Jawaban: C

Materi: Mari Kita Junjung Kode Etik Guru

1. Kode etik Guru yang tercantum Pasal 7 huruf G Permendikbud Ristek nomor 67 tahun 2024 menyebutkan bahwa Guru memiliki tanggungjawab terhadap 6 unsur. Apa saja unsur yang menjadi tanggungjawab guru?

A. Sekolah, peserta didik, rekan seprofesi, orang tua/wali peserta didik, masyarakat, dan peraturan perundang-undangan.

B. Profesi, peserta didik, rekan seprofesi, orang tua/wali peserta didik, masyarakat, dan peraturan perundang-undangan.

C. Sekolah, peserta didik, rekan seprofesi, orang tua/wali peserta didik, masyarakat, dan negara.

D. Profesi, perguruan tinggi, rekan seprofesi, orang tua/wali peserta didik.

Jawaban: B

2. Apa tanggungjawab guru kepada profesi sesuai Permendikbudristek no. 67 tahun 2024?

A. Memberikan keteladanan dan menumbuhkembangkan sikap bangga dan cinta tanah air.

B. Menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

C. Menjaga sikap kebersamaan, menjalin hubungan profesional, kesetiakawanan dan empati antar sesama rekan seprofesi.

D. Mengedepankan musyawarah untuk mufakat, memiliki motivasi, serta menjaga harkat dan reputasi profesi.

E. Menegakkan prinsip keadilan, keberagaman, toleransi, fasilitatif.

Jawaban: D

Penutup

Pembahasan Modul 3 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai (FPPN) Topik 3 menegaskan bahwa kode etik guru bukan sekadar dokumen normatif, tetapi landasan moral yang memandu seluruh tindakan profesional seorang pendidik. Melalui pemahaman yang benar tentang prinsip-prinsip etik seperti integritas intelektual, tanggung jawab sosial, dan komitmen terhadap perkembangan peserta didik, guru dapat menjalankan perannya dengan lebih bijaksana, humanis, dan profesional.

Latihan Pemahaman yang disajikan pada modul ini merupakan sarana penting untuk membantu peserta PPG 2025 mengevaluasi tingkat pemahaman mereka dan memastikan kesiapan dalam menerapkan nilai-nilai etika di lapangan. Dengan memanfaatkan kunci jawaban yang telah disediakan, diharapkan guru dapat mengukur kemampuannya secara lebih objektif sekaligus memperdalam materi yang belum dikuasai.

Pada akhirnya, penguasaan kode etik guru bukan hanya memenuhi tuntutan profesi, tetapi juga menjadi cerminan kualitas pribadi pendidik dalam menjalankan tugas mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga rangkaian materi dan latihan pemahaman ini membantu para peserta PPG mengembangkan karakter profesional yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

Seluruh konten dan artikel yang dipublikasikan di DomainJava.com disediakan semata-mata untuk tujuan informasi dan edukasi. Kami berupaya menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat, namun tidak dimaksudkan untuk melanggar hukum, kebijakan, maupun pedoman dari pihak mana pun. Segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat dalam artikel Latihan Modul 3 PPG Filosofi Pendidikan dan FPPN – Topik 3 Kode Etik Guru sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pendidikan

Otonomi daerah adalah kewenangan yang diberikan kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan adanya otonomi daerah, setiap daerah memiliki…

Pendidikan

Contoh Soal Psikotes – Psikotes menjadi salah satu tahap penting dalam proses seleksi kerja, penerimaan sekolah, maupun asesmen profesional. Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif, logika, kepribadian, serta karakteristik…